Kehamilan merupakan suatu proses normal yang di alami oleh wanita. Selama kehamilan ini wanita bakal ngalamin banyak perubahan, baik perubahan bentuk tubuh ataupun psikologi. Semua perubahan ini bersifat normal kok J. Jadi gag usah khawatir yaah para Ladies...Salah satu perubahan bentuk tubuh ini terjadi pada payudara. Payudara ini mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai upaya persiapan pemberian ASI pada saat laktasi nanti. Perkembangan payudara nggak bisa dilepaskan dari yang namanya pengaruh hormon saat kehamilan, yaitu hormon estrogen, progesteron, dan somatomammotropin.
1.) TrimesterI
Pada tahap awal kehamilan ini aerola (kalang payudara) akan berwarna lebih gelap dan warna puting juga jadi lebih dalam sehingga nantinya memudahkan bayi untuk menemukan sumber makanannya. Selain itu, meningkatnya kadar hormon akan merangsang pertumbuhan dan perluasan dari lobulus payudara yang merupakan penghasil susu.
Pada tahap awal kehamilan ini aerola (kalang payudara) akan berwarna lebih gelap dan warna puting juga jadi lebih dalam sehingga nantinya memudahkan bayi untuk menemukan sumber makanannya. Selain itu, meningkatnya kadar hormon akan merangsang pertumbuhan dan perluasan dari lobulus payudara yang merupakan penghasil susu.
Hormon somatommamotropin akan mempengaruhi pertumbuhan sel-sel asinus pula dan menimbulkan perubahan dalam sel-sel sehingga terjadi pembuatan kasein, laktabumin dan laktoglobulin. Dengan demikian si payudara dipersiapkan untuk laktasi. Disamping itu dibawah pengaruh hormon progesterone dan somatommamotropin akan terbetuk lemak sekitar alveolus sehingga payudara jadi lebih besar. Papilla mammae akan membesar lebih tegang dan tambah lebih hitam, seperti seluruh areola mammae karena hiperpigmentasi. hipertropi kelenjar seebasea (lemak) yang muncul diareola primer dan disebut tuberkel mongomery. Grandula mongomery tampak lebih jelas menonjol di permukaan areola mammae.
Pada trimester awal kehamilan terjadi sensasi gatal dan kesemutan karena peningkatan suplai darah terutama disekitar putting susu. Peningkatan ukuran, nyeri, ketegangan, dan nodular akibat hipertrofi alveoli. Permukaan halus dan kebiruan, vena tampak terlihat tepat dibawah kulit.
2.) Trimester II
Pada tahap ini si payudara mulai memproduksi dan menyimpan susu yang disebut dengan kolostrum, yaitu cairan kental berwarna kekuningan yang akan memberikan makanan bayi selama beberapa hari pertama kelahiran. Kolostrum ini juga mengandung zat yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh serta melindungi bayi dari infeksi.
Kolostrum ini berasal dari kelenjar-kelenjar asinus yang mulai bersekresi. Meskipun dapat di keluarkan, air susu belum dapat diproduksi karena hormon prolaktin di tekan oleh prolactin inhibiting hormone.
3.) Trimester III
Di dalam alveoli payudara sel kecil yang berfungsi memproduksi susu mulai berkembang biak dan akan bekerja terus sampai akhirnya penuh dengan kolostrum. Dan di akhir kehamilan nanti kolostrum dapat keluar dari payudara.
Udah tauu kan sekarang..... Apa aja perubahan yang terjadi pada payudara, intinya semua perubahan ini di buatkan Tuhan untuk persiapan menyusui nanti, subahanallah yaa.... jadi ga usah bingung and khawatir lagi yaaa... J J
Sumber:
Farrer, Helen. 1999. Perawatan Maternitas Edisi 2. Jakarta : EGC
Pantikawati, Ika. 2010. Asuhan Kebidanan I (Kehamilan). Yogyakarta : Nuha Medika
Yeyeh, Ai. 2009. Asuhan Kebidanan I (Kehamilan). Jakarta : Trans Info Media
Diane M. Frasser. 2009. Buku Ajar Bidan Myeles. Jakarta : EGC
Prawirohardjo, Sarwono . 2008. Ilmu Kandungan. Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Manuaba, Ida Bagus Gede. 1998. Ilmu kebidanan, Penyakit kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. Jakarta : EGC
Prawirohardjo, Sarwono . 2008. Ilmu Kebidanan. Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Simkin, Penny, dkk. 2008. Panduan Lengkap Kehamilan, Melahirkan, dan Bayi. Jakarta: Arcan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar